Jakarta 24 Hour Comics Day

Blog Entry24 Jam di Ruangrupa, 20 Otkober 2007Oct 21, '07 11:11 PM
for everyone

24 Hour Comics Day datang lagi, kali ini di Ruangrupa. Dimulai dengan hanya 7 orang peserta yang memang datang duluan sesuai jadwal jam 10 pagi, lalu bertambah menjadi 15 orang menjelang sore, termasuk peserta termuda Bunga usia 15 tahun yang datang diantar Ibunya. Dan saat malam nyaris lewat separuh, tambah lagi 2 orang yang sebenarnya 'terbawa suasana' ngomik yang sedang berlangsung yaitu Arif dan Ray. 

Walau kali ini tidak mendapat pengunjung seramai tahun lalu, ada 2 wakil media yang mampir dan meliput event ini. Juga dimeriahkan dengan meja jualan Akademi Samali & Boemboe yang menjual pin, komik, film independen, T-Shirt hingga CD musik. Dan tentu saja keluarga besar Napoli dan Mentos (kucing dan anjing piaraannya anak2 Ruangrupa) yang berseliweran minta digoda para komikus yang lagi berjuang ngomik.

Menjelang pagi, saat rasa mengantuk mulai tak tertahankan, beberapa komikus akhirnya rebah sementara lainnya tetap ngotot ngomik. Masing-masing punya target, misalnya target untuk hanya akan istirahat setelah melewati 12 halaman. Tentu banyak yang mengingkari janjinya sendiri. Ada 2 peserta yang tahun lalu juga ikutan yaitu Beng dan Zarki. Karena Beng tahun lalu berhasil menyelesaikan 24 halaman, tekanan lebih ada pada Zarki yang tahun lalu cuma berhasil menyelesaikan 15 halaman.

Menjelang detik-detik terakhir pada jam 10 pagi 21 Oktober 2007, 3 peserta saling berjibaku untuk bisa menyelesaikan komiknya. Mereka adalah Ari Wowo  dan 2 peserta yang terakhir gabung: Arif & Ray. Disemangati oleh peserta lain yang sudah menyelesaikan komiknya sejak 6 jam sebelumnya seperti Janang dari Jogja dan Yudis dari Surabaya, ketiga peserta ini akhirnya berhasil juga menyelesaikan 24 halaman komiknya. Jadi total 11 peserta dari 17 peserta yang ikutan berhasil menyelesaikan tantangan ngomik 24 halaman selama 24 jam.

Beberapa komikus, setelah acara selesai dan istirahat, ramai-ramai menuju cafe Ohlala di Djakarta theatre (Thamrin) untuk menghadiri undangan silahturahmi internal bersama komikindonesia.com, yang juga dihadiri komikus senior (Gerdi WK, Hans Jaladara, Kelana, Djair Warni dll), kawan-kawan Basis Komik dan majalah Splash, acara ini lebih besar sebagai sounding untuk mobile comics yang digagas Telkomsel.   

Terima kasih atas dukungan teman-teman yang bersedia mampir dan menyemangati: Veni Provoke!, Novi Safitri C'n S, Ika Vantiani, Tika, Esti, Chandra Endroputro dan semua yang sempat hadir atau mengirim sms dukungan yaa...

Sampai ketemu tahun depan!

Lulu Ratna (Sie. Dokumentasi Video) 


Blog EntryNgomik 24 Jam!Oct 8, '06 5:41 AM
for everyone

Petang hari di hari Sabtu, 7 Oktober 2006 (sekitar pk 3 siang) saya
sekeluarga mengunjungi Akademi Samali, markas Ngomik 24 Jam cabang
Jakarta (cabang lain di kota Surabaya dan Bandung). Berhubung putri
terkecil sedang tidur, jadilah istri menemaninya di mobil. Sementara
itu saya ditemani putri terbesar bergabung dengan rekan2 komikus.

Sengaja saya membawa oleh-oleh apple pie Pia khas kota Bogor.
Sekedar penganan untuk berbuka puasa, sekaligus permintaan maaf
tidak bisa berkontribusi lebih banyak. Pada hari yang sama putri
terkecil saya berulang tahun, dan seisi rumah bisa mengangkat kapak
perang jika saya berani2nya punya acara pribadi =). Sesampainya di
Mampang Prapatan XVI/ 18, tampak Lulu mengambil rekaman film
kedatangan kami. Rencananya ia akan membuat film dokumenter Ngomik
24 Jam. Oya, FYI, acara ini merupakan bagian dari acara
International 24 Hour Comics Day (http://www.24hourcomics.com).
Tahun 2006 untuk pertama kalinya Indonesia berpartisipasi, dan
langsung serentak di 3 kota: Surabaya, Bandung dan Jakarta!
Syaratnya gampang2 susah: selama 24 jam, peserta harus bisa bikin
(dan selesai) komik sepanjang 24 halaman.

Suasana di markas Ngomik 24 Jam terlihat santai dan tenang. Para
peserta sejumlah 10 orang sedang asyik nggambar (sebenarnya 11
orang, tapi mendadak seorang harus pulang), mengelilingi meja besar
dan panjang. Tampak Beng Rahadian, Zarky, Wahyu, Ahmad Zeni, dll
sibuk dengan gambarnya masing2. Saya menyapa sebentar, sengaja tidak
ingin mengganggu. Lha wong namanya orang sedang sibuk nggambar.

Jadilah saya dan Ratnadya (nama putri saya) nimbrung dengan para
official di lantai. Baca2 komik, lihat2 majalah, sambil ngobrol
dengan yang lain. Senang rasanya dengan atmosfir ruangannya. Terasa
santai dan rileks. Kata teman2 sih, kontingen Surabaya dan Bandung
bermarkas di kampus. Tentunya tidak bisa serileks disini, dimana
bantal dan bacaan komik bertebaran dimana2.

Saya menyempatkan membaca buku komik 24 Hour Comics edisi 2005 yang
tebal banget itu. Banyak cerita yang bagus. Gambar2nya juga unik.
Oya, setiap peserta diseluruh dunia akan mengirimkan karya ke
panitia di Amrik sana. Nantinya akan dipilih 24 peserta yang
karyanya dianggap terbaik, dan semua itu akan diterbitkan dalam
format buku. Mudah2an akan ada wakil Indonesia.

Lulu bercerita kalo pagi hari sempat berkunjung beberapa wartawan
radio dan majalah untuk meliput. Rencananya sebuah stasiun TV juga
akan hadir. Wah, makin heboh aja acara Ngomik 24 Jam ini! Saya
menyempatkan diri motret sana-sini. Sementara itu Ratnadya sibuk
baca2 buku ringkas tentang pameran Peter van Dongen di Erasmus Huis.
Tidaklah aneh putri saya memilih buku itu. Dia familiar dengan
gambar2 gaya Herge, dan juga pernah berjumpa dan makan siang
bareng `oom Peter'.

Para komikus dan panitia saya lihat mengenakan tshirt putih
bergambar 24 Hour Comics: Jakarta, Indonesia. Sayang stok terbatas.
Tapi ... saya beruntung ada sisa satu buah, karena ada pemesan yang
tidak hadir. Cihuy!!!! Segera saja saya keliling minta tanda tangan
para komikus yang berjumlah 10 orang itu. Serasa kayak zamannya
minta tanda tangan penyanyi di sampul CD. Wah udah lama ngga
keliling beginian. Tak lama selesailah 10 orang komikus membubuhkan
tanda tangan di punggung tshirt 24 Hour Comics Jakarta ini.
Sementara itu tampak Adrian dan rekan2 lain mulai sibuk scanning dan
upload gambar2 yang sudah rampung ke blog
http://komik24jam.multiply.com

Tak terasa sudah 40 menit lebih kami berdua disini. Istri sudah
kirim sms minta kami sudahan. Dengan sangat menyesal saya harus
pamit. Ingin rasanya bisa ikut meramaikan acara Ngomik 24 Jam lebih
lama. Saya berjanji untuk memantau blog sesampainya di rumah.
Sebelum pulang saya menyempatkan diri berfoto dengan rekan2 dan
backdrop di teras markas.

Malam hari hujan deras di kota Bogor. Seperti biasa jika hujan
lebat, seluruh listrik sekitar rumah mati total. Begitu listrik
menyala (sekitar pk 10 malam) saya segera akses internet dan
langsung ke http://komik24jam.multiply.com. Satu per satu saya
membaca komik karya rekan2 kontingen Jakarta. Wah bagus2 dan ada
beberapa yang saya penasaran dengan ceritanya. Sayang baru beberapa
halaman yang tersedia.

Lalu saya mengunjungi situs panitia 24 Hour Comics
http://www.24hourcomics.com/blog/. Seluruh dunia sudah start dengan
Ngomik 24 Jam. Ramai sekali cerita di masing2 lokasi. Heboh! Bahkan
sebagian sudah memamerkan foto2 dokumentasi suasana ngomik, termasuk
Lambiek, Belanda http://www.lambiek.net/24hourcomics/index.htm.
Disana saya melihat Tita juga berpartisipasi
http://esduren.multiply.com/photos/album/45. Seperti biasa saya
selalu menikmati komik bikinan Tita dan sering senyum2 sendiri.
Apalagi halaman pertama dimana Tita masih mikir2 ikut apa ngga.
Istri saya secara khusus mengagumi karya Beng dan Tita di event ini.
Dia juga melihat galeri karya melalui blog.

Setelah melihat2 blog 24 Hour Comics Day, baru saya menyadari belum
ada update berita tentang kegiatan di Indonesia. Jadilah saya kirim
email ke panitia yang bercerita tentang pengalaman saya siang
harinya dengan rekan2 kontingen Jakarta. Tak lama datang email
jawaban dari panitia yang berterima kasih sudah memberi kabar
tentang kegiatan Jakarta. Email saya itu sudah di upload ke blog 24
Hour Comics day http://www.24hourcomics.com/blog/. Tak lama pula
link menuju blog kontingen Jakarta juga sudah terlihat dan
berdampingan dengan banyak blog 24 Hour Comics seluruh dunia!

Akhir kata, saya sangat gembira dengan partisipasi Indonesia di
acara tahunan ini. Apalagi kita satu2nya wakil Asia, dan langsung
dengan 3 kota. Mudah2an Surabaya dan Bandung segera ada kabar.
Terakhir sih Surabaya udah gugur 10 orang. Ngga tahu nih setelah 24
jam akhirnya berapa.

Gimana kalo karya Ngomik 24 Jam Indonesia ini kita terbitkan?
Heboh!!!!

suryo

http://surjorimba.blogs.friendster.com/machine_messiah/


Blog EntryNine 24 Hour Comics was made in Jakarta!Oct 7, '06 11:52 PM
for everyone

I know, I know, it's late. We passed the 24 hour deadline (of our Indonesia time) a few hours ago. We started at 7 am on October 7, 2006. But you should understand. We never did it, this is our first time! We started with 5 participants and ended up with 13 participants. Some joined in even after the first 12 hours and made it! The reason why this report was a little bit late is because everybody was really busy helping the 13 comic artists to scan and upload it to the nearest internet shop (since we didn't have an online conection at the venue). It took so much time, not too mention the stay up 24 hours made the IT team (the 'uploader' team) missplaced some files, missed a page, etc. We even still loading our comic pages right now, especially the one finished the 24 pages on time.

It is also the Fast-Month now and most of us are fasting during the event, which was making it even harder not being able to eat or drink (or smoke cigarettes) until the sunset, around 6 pm that day. Then we should also start the fast-time at the same day by having the last supper on 3 am before the sunrise. So we only have 2 meals in 24 hours!

Another excuse was me, who was making a documentary of the event by myself and therefor couldn't leave the venue until the end. I'm a filmmaker and my husband, Beng Rahadian was one of the participants from Akademi Samali. The venue was actually set in our lovely home in the South of Jakarta. Several comic organizations/communities/individuals joined the 24 hour comics day. Journalist from TV private stations, magazines, newspaper and even radio stations came covering the event. One radio stations even came from the very beginning and stayed with us for 24 hours!

We are happy to announce that 9 participants made it. Right now we're uploading it along with 1 participants who finished it after 24 hours and the other 3 who were not finished yet but planned to finished it later. The participant who finished it first was Sigit Pradityo, just seven and a half hours before. The other 2 were be able to finish it around five hours before, while the rest finished it only a few hours before 7 am. Thank you for all of you who came and supported us along the way, especially with all the food you have brought us!

And for everybody else around the world, keep the 24 hour comics spirit alive!

Best Regards from the hot and dry Jakarta!

Lulu Ratna

House Database of Akademi Samali,

Jl. Mampang Prapatan XVI no.28, Jakarta 12760, Indonesia

www.akademisamali.org


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 sonnenvogel.com All rights reserved.